Untuk teman-teman operator yang sudah tidak bermasalah dengan database, artinya data yang ada sudah sesuai jumlah RT RW dan sudah diinput nama dusun masing-masing, tidak perlu melakukan import database. Namun untuk teman operator yang masih ada ketidaksesuaian data (jumlah RT RW tidak pas, nama dusun belum diinput), silakan gunakan fitur import database ini.
Pertama-tama, edit database excel yang pernah kami berikan (jika belum punya silakan hubungi tim), cocokkan rt rw masing-masing sesuai kondisi yang ada, input nama dusun, dll pengaturan yang diperlukan, kemudian simpan file.
Untuk menampilkan laman Import Excel di modul Administrasi, klik Database > Import Excel, seperti gambar di bawah ini.
Laman itu menampilkan petunjuk pengisian data penduduk pada file
Excel yang akan diimpor. Penjelesan itu juga memberikan tautan file
Excel yang berisi urutan kolom pengisian data dan daftar kode yang perlu
digunakan. Tautan itu ditunjukkan pada gambar di atas.
File pada tautan itu dapat dipergunakan untuk mengisi data penduduk yang akan diimport. File Excel tersebut berisi fitur untuk menampilkan daftar kode pada waktu mengisi data penduduk, seperti terlihat di gambar berikut.
Setelah mengisi data pada file Excel sesuai dengan contoh format yang
sudah ada, selanjutnya klik tombol "Choose File" untuk memilih file
Excel yang telah anda siapkan untuk diimport.
Setelah memilih file Excel yang akan diimport, maka akan muncul tampilan gambar seperti di bawah ini:
Apabila data penduduk yang ada dalam database SID ingin dihapus dulu sebelum mengimport yang baru, centang checkbox
yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Jangan dicentang apabila data
yang diimport akan ditambahkan pada data penduduk yang sudah ada.
Klik tombol "Import" untuk mengimport file pilihan anda. Lamanya
proses import ini tergantung jumlah data yang diimport, kemampuan
perangkat komputer serta kecepatan jaringan internet (apabila instalasi
SID ada di server hosting).
Berikut tampilan gambar proses import data setelah anda klik "Import":
Pertama-tama, edit database excel yang pernah kami berikan (jika belum punya silakan hubungi tim), cocokkan rt rw masing-masing sesuai kondisi yang ada, input nama dusun, dll pengaturan yang diperlukan, kemudian simpan file.
Untuk menampilkan laman Import Excel di modul Administrasi, klik Database > Import Excel, seperti gambar di bawah ini.
Laman itu menampilkan petunjuk pengisian data penduduk pada file
Excel yang akan diimpor. Penjelesan itu juga memberikan tautan file
Excel yang berisi urutan kolom pengisian data dan daftar kode yang perlu
digunakan. Tautan itu ditunjukkan pada gambar di atas.File pada tautan itu dapat dipergunakan untuk mengisi data penduduk yang akan diimport. File Excel tersebut berisi fitur untuk menampilkan daftar kode pada waktu mengisi data penduduk, seperti terlihat di gambar berikut.
Setelah mengisi data pada file Excel sesuai dengan contoh format yang
sudah ada, selanjutnya klik tombol "Choose File" untuk memilih file
Excel yang telah anda siapkan untuk diimport.
Setelah memilih file Excel yang akan diimport, maka akan muncul tampilan gambar seperti di bawah ini:
Apabila data penduduk yang ada dalam database SID ingin dihapus dulu sebelum mengimport yang baru, centang checkbox
yang ditunjukkan pada gambar di bawah. Jangan dicentang apabila data
yang diimport akan ditambahkan pada data penduduk yang sudah ada.
Klik tombol "Import" untuk mengimport file pilihan anda. Lamanya
proses import ini tergantung jumlah data yang diimport, kemampuan
perangkat komputer serta kecepatan jaringan internet (apabila instalasi
SID ada di server hosting).Berikut tampilan gambar proses import data setelah anda klik "Import":
Ketentuan Data
File Excel yang dipergunakan untuk mengimpor data penduduk perlu mengikuti ketentuan berikut:- Boleh menggunakan tanda ' (petik satu) dalam penggunaan nama,
- Kolom Nama, Dusun, RW, RT dan NIK harus diisi. Tanda '-' bisa dipakai di mana RW atau RT tidak diketahui atau tidak ada,
- NIK dan Nomor KK harus didahului dengan tanda ' (petik satu) agar menjadi text pada cell Excel bukan bilangan (yang dibulatkan),
- NIK harus bilangan dengan 16 angka atau 0 untuk menunjukkan belum ada NIK,
- Data (Jenis Kelamin, Agama, Pendidikan, Pekerjaan, Status Perkawinan, Status Hubungan dalam Keluarga, Kewarganegaraan, Golongan darah, Jamkesmas, raskin, klasifikasi sosial ekonomi) terwakili dengan Kode Nomor. Misal : laki-laki terwakili dengan nomor 1 dan perempuan dengan nomor 2.
- Kolom Tanggal Lahir sebaiknya menggunakan format yyyy-mm-dd (misalnya 1978-03-28). Format tanggal juga boleh yyyy/mm/dd (misalnya 1978/03/28), tetapi jika hasilnya salah (misalnya ada tanggal yang menjadi 1 January 1970), sebaiknya ubah dulu formatnya menjadi yyyy-mm-dd.
Perhatian
Bila data yang diimport akan ditambahkan (yaitu data yang ada tidak dihapus dulu), maka ketentuan berikut berlaku:- Apabila di database sudah ada penduduk dengan NIK sama, maka data penduduk tersebut akan di-update dengan data yang diimport
- Pada waktu mengupdate data penduduk yang sudah ada, kolom data (misalnya Nama Ayah) tidak akan diupdate apabila kolom data tersebut kosong di baris file Excel yang sedang diimport. Yaitu, hanya kolom data yang berisi yang akan diupdate.






Seperti terlihat di gambar di atas, widget adalah tampilan persegi empat di sidebar yang menyediakan fitur-fitur seperti Layanan Mandiri, Arsip Artikel, Lokasi Kantor Desa, dan sebagainya.
Ada tiga jenis widget:
Script HTML widget dinamis disimpan di database SID. Di contoh_data_awal_[tgl].sql yang ada di rilis OpenSID, disediakan contoh widget dinamis. Pelajari widget itu untuk melihat contoh script HTMl untuk menampilkan widget.
Contoh script PHP widget sistem (bentuknya serupa dengan widget statis) dapat dilihat di folder donjo-app/views/widgets.
Widget yang aktif akan ditampilkan di sidebar website desa.
Beberapa widget dapat dihapus sekaligus, dengan mencentang widget yang akan dihapus, dan kemudian menekan tombol Hapus, seperti terlihat di gambar berikut. Di dialog yang tampil, klik Ya untuk konfirmasi. Widget sistem tidak akan terhapus.



